KEPERCAYAAN INTI

10 Oct 2013

Dari semua kepercayaan kita, yang paling utama dan terpenting adalah kepercayaan inti. Sebab hal itu sangat berguna bagi masa depan kita. Kita memiliki ribuan kepercayaan tentang setiap aspek kehidupan kita. Kita punya kepercayaan tentang lingkungan, pejabat pemerintah, Wakil Rakyat di DPR, UFO, musik rock, kendaraan, bisnis dan mancing. Tetapi tidak ada satupun diantara kepercayaan tertentu ini yang mungkin akan punya dampak besar atas kehidupan kita. Hal yang sama tidak bisa dikatakan tentang kepercayaan inti kita. Sebab kepercayaan inti adalah hal yang mendasar bagi keberadaan kita, sekaligus merupakan penentu utama mengenai arah yang kita ambil dalam kehidupan kita. Kita pernah mendengar pernyataan” Kita direkayasa untuk sukses, tetapi sering diprogram untuk gagal.” Dan ini sepertinya mutlak benar.

Ketika kita dilahirkan,kita tidak tahu apa-apa tentang apapun juga. Dan dengan demikian tidak punya kepercayaan tentang apapun juga. Pikiran kita hanyalah kertas putih kosong. Kemudian kita mengalami sesuatu dalam kehidupan, dan mempelajari banyak hal tentang diri kita maupun dunia kita. Dan kalau kita mengukuhkan informasi ini cukup sering dalam pengalaman kita kemudian, kita menerimanya sebagai “kebenaran” yang akan menjadi bagian dari profil realita kita.

Mari kita tinjau bagaimana kita sampai kedunia kita ini. Selama sembilan bulan dalam kehidupan awal kita, kita harus melewatkan waktu di tempat yang indah yang disebut rahim. Rahim seorang ibu memang bukan kamar hotel, tetapi ini lebih baik dari kamar hotel dalam banyak hal karena: suhu ruangannya pas banget, servise 24 jam gratis, dan kita punya tempat tidur paling mutakhir, tempat tidur air dari dinding kedinding! Bahkan, kita tidak pernah turun dari tempat tidur. Tidak ada apapun yang lebih sempurna, sampai karena suatu alasan tertentu kita diusir dari sana. Kita tidak tahu apa sebabnya, apakah kita terlalu ribut atau menunggak uang sewa, tetapi kita harus keluar. Hal pertama yang terjadi adalah seseorang yang memakai masker, memegang kedua kaki kita, membalikkan kita dengan posisi kepala dibawah, dan menampar bokong kita keras-keras. Kemudian orang itu memotong tali pusar kita dan mengikatnya sebagai simpul kecil tapi kuat. Sulit dipercaya, tetapi inilah sambutan hangat terhadap diri kita ke dunia yang nyata. Dan bagi banyak orang diantara kita, itu tidak pernah lebih baik.

Yang menjadi masalah adalah sementara kita tumbuh besar, kita membiarkan diri kita dibentuk sampai batas yang jauh sekali oleh lingkungan kita untuk mempercayai banyak hal tentang diri kita dan dunia kita yang sama sekali tidak benar. Ini tidak terlalu mengejutkan. Kita mengambil mayoritas keperayaan kita pada usia yang sangat dini, ketika kita tidak banyak tahu segala sesuatu. Kita hanya tidak pada posisi terbaik untuk membuat keputusan penting yang akan tetap bersama kita selama hidup yang tersisa.

Selama tiga atau empat tahun yang pertama dalam hidup kita, kita tidak pernah memiliki tinggi badan lebih dari tiga kaki. Dengan demikian apa yang kita lihat sejajar dengan mata kita adalah bokong semua orang dewasa disekitar kita. Jelas sekali mustahil bagi kita untuk mengembangkan perspektif positif tentang kehidupan dari titik pandang ini.

Jadi lihatlah rangkaian kepercayaan inti berikut ini sebagai apa yang bisa anda peroleh. Tentu saja anda harus memiliki sata atau lebih rangkaian kepercayaan inti. Dengan demikian merupakan hal yang bijaksana bagi anda untuk mengambil kepercayaan inti yang memberdayakan dan memberi energi kepada anda, bukannya malah membatasi dang menggembosi anda.

Kepercayaan inti ini bersifat unik bagi pria dan wanita pada puncak unjuk kerja mereka. Kita tahu bahwa kalau kita ingin mendapatkan hasil yang diperoleh pemenang, mula-mula kita harus berpikir seperti pemenang berpikir! Pikirkan setiap kepercayaan ini dengan cermat dan bayangkan rupa dunia anda nantinya akan mulai kelihatan kalau anda memegang kepercayaan yang sama yang menjadikannya bagian dari kehidupan anda hari ini..

Ketika kita dilahirkan, kita dibekali komputer yang ajaib untuk penggunaan pribadi kita, tetapi tidak ada perangkat lunak dari jenis apapun untuk mengoperasikannya. Kita tidak mempunyai kepercayaan tertentu, demikian juga pengetahuan dan wawasan yang diperlukan untuk sukses dalam kehidupan kita. Tetapi ini bisa kita peroleh kapan saja kalau kita memilih untuk mendapatkannya. Sukses adalah perjalanan, dan perjalanan itu hanya bisa kita lakukan selangkah demi selangkah.

IMPLIKASI: Kehidupan adalah sebuah proyek “kerjakan sendiri”. Petiklah falsafah: “Kalau itu harus terjadi, sebab musababnya adalah saya. Semuanya terserah dan tergantung saya”. Tentunya anda tidak berpikir bahwa orang lain atau seseorang akan melakukannya untuk anda.

7482114a371ab06bb155b66391469bef_jelita-bali


TAGS


-

Author

Search

Recent Post